Hai Je!

Assalamu'alaikum Je!
Apa kabar?
Aku harap Kamu baik-baik saja seperti saat pertama kali Aku melihat dan bisa berkenalan denganmu.  #duluitu lucu ya Je.  Aku yang notabane adek kelasmu, beraninya main lirik ke kakak tingkat setenar Kamu. hahahha
Mungkin terlalu berani atau terlalu genit saat Aku beraninya ngeSms dan melalui perantara ini-itu akhirnya bisa kenalan langsung sama Kamu pas jam Ekstrakulikuler di Sekolah kita dulu. :D
#duluitu indah Je! melayang saat tiap malam bisa sms-an sama Kamu dengan berbagai alibi. hahha. Norak ya Je? tapi bagi Aku #duluitu Surga ! Surga karna Aku bersyukur bisa kenal dan jatuh hati dengan orang sepertimu Je! :)
Melayang Je! #duluitu Aku bener-bener melayang.  Sekolah jadi tambah rajin karna Kamu Je.  Belajar mati-matian buat masuk kelas IPA, biar ga keliatan begok di mata Kamu. Biar bisa nyaingin Kamu yang asal-muasalnya di Kelas IPA Unggul!
Tapi semua sirna Je. Ya, semua hal tentang Kita harus berakhir dengan Kakak-Adek tanpa adanya permulaan.  Ya, Aku cukup tau diri lah Je! ada anak baru yang bener-bener bisa buat Kamu jatuh hati terlebih sama Dia. Aku bisa apa?
Aku cuma bisa mendam, mandang Kamu dari jendela Mushallah Sekolah sambil ngeliatin Kamu yang ke kantin sama pacar baru Kamu.  Selalu Je! Ritual ngeliat Kamu itu selalu Aku lakuin sampe akhirnya Kamu tamat dari Sekolah Kita dan Kamu resmi jadi seorang Mahasiswa !
Kamu tau Je? Aku sedih bukan karna Aku patah hati karenamu.  Aku tetap bahagia karna masih bisa mencintaimu saat itu.  Aku sedih karna Aku tidak bisa melihatmu lagi dari sela jendela Mushallah Sekolah Kita.
Ditahun terakhir Aku Sekolah di Sekolah Kita, Aku masih ingat perbincangan Kita dulu.  Perbincangan via SMS, karna pada dasarnya kita memang tidak pernah berbincang secara langsung kan Je? :/
Aku masih ingat betul bahwa Kamu ingin masuk jurusan yang sekarang Kamu dapetin, tapi Orang Tuamu menyuruhmu kuliah di jurusan yang pada awalnya menjadi cita-cita terbesarku.
Satu tahun Aku lalui tanpa ritual melihatmu dari sela jendela itu, Aku berusaha keras untuk bisa suatu saat melihatmu tersenyum karna Aku berhasil menggapai cita-citaku dengan memperlihatkan padamu bahwa Aku bisa mendapatkan apa yang Orang Tuamu harapkan ke Kamu.
Tapi sia-sia Je :(
Mungkin Aku salah taktik, salah perhitungan. Andai saja pilihan yang sebagai cita-citaku itu kuurutkan pada pilihan pertama, mungkin sekarang Aku bisa tersenyum bahagia dengan segala semangatku di jurusan itu.
Ya sudahlah Je, meskipun demikian, Aku tetap bangga dan akan selalu menjalankan apa yang sekarang Aku dapatkan.  Aku berada di jurusan yang sejalur dengamnu.
Meskipun awalnya banyak omongan sana-sini yang mengatakan bahwa Aku masuk jurusan ini karna ada Kamu. haha, Aku cuma bisa tersenyum simpul Je.
Aku ga pernah nyangka kalau kehilangan Kamu di satu tahun saat itu bisa membuatku bisa terus melihatmu saat pertama kali Aku resmi menjadi seorang Mahasiswi hingga kini.
Tiga tahun lebih Je Aku udah jadi Mahasiswi.  Bahkan kita pernah sekelas dalam mata kuliah tertentu kan Je? bahkan dengan santainya, Aku selalu menampung tugas-tugas kuliahmu yang notabane-nya Kamu adalah Kakak tingkatku Je.
Je, #duluitu 2007. Dan sekarang akhir dari 2012. Dan Aku masih tetap mengagumimu Je.  Bolehkah Aku? :)

Je, ada dua hal yang mungkin Kita akan tertawa bila mengenangnya.  Dengan usia ababilku saat 2007 #duluitu, Aku rela menjadi kekasih sahabatmu yang Aku benar-benar tahu kalo cintanya beliau sungguh tulus terhadapku. Tapi mungkin Aku terlalu menaruh penuh semua tentangmu dalam fikirku, dan saat melihatmu menjadi kekasih wanita lain, saat itu Aku melakukan keputusan yang teramat salah dengan menjadi kekasih sahabat baikmu. Tidakkah Aku terlalu jahat telah mempermainkan sahabatmu Je? :(
Dan saat awal 2012 kemarin, Kamu berganti kekasih dengan wanita yang notabane-nya pernah menjadi pdkt mantan Aku (mungkin mantan, mungkin juga enggak sih ya Je).  Ya, semua taulah Je. Tapi hanya Kita yang tau semua kisah tentang Aku, Kamu dan orang-orang itu ya Je.
Yaudah sih ya Je. Yang paling penting sekarang, semoga skripsimu kelar. Dan bisa wisuda jadi Sarjana Teknik. Semangat Je!
:)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sebab Mencintaimu itu Tanpa Alasan...

``YOU


Setiap manusia pasti memiliki keinginan kemauan, mimpi, dan tidak jarang semua keinginan itu terkadang tidak sesuai dengan yang diharapkan.  banyak hal, peristiwa, berbagai macam halangan untuk mencapai keinginan tersebut.  usaha dan doa saja mungkin tidak cukup.  semuanya tergantung pada keadaan, kondisi dimana semua keinginan kita itu ingin kita wujudkan.

sama seperti kebanyakan wanita, saya pun juga memiliki kriteria atau cara pandang saya terhadap seorang lelaki yang mungkin baik di mata saya, yang mungkin akan saya kagumi dan mungkin bisa membuat saya akan mencintainya :)

standart selayaknya kebanyakan kaum hawa, saya menginginkan sosok lelaki yang dari fisik bisa dikatakan lebih tinggi dari saya, masalah good looking atau tidaknya itu relatif terhadap mata saya saat menilai ketampanan seseorang beserta attitude mereka.  dari segi sikap, yap lelaki baik adalah tujuan saya.  dari segi prestasi? yang saya inginkan tentu yang pintar, dengan begitu dia nantinya bisa mengajari saya banyak hal tentang ketidakwarasan otak saya selama ini :/

+1,9 untuk lelaki yang bisa menjadi pemimpin.  baik itu pemimpin dalam keorgansasian yang dia geluti, atau pemimpin dari berbagai kegiatan2 positif dalam masyarakat.  mandiri, apalagi mahasiswa yang udah bisa nyari duit sendiri tanpa merengek2 minta ke orang tua mereka yang mungkin mampu itu +182.

dari segi usia, saya menginginkan yang sebaya atau lebih tua setaun-duataun lah dari saya. maunya sih gitu...

dari segi ibadah, saya pengennya yang shalatnya rajin, itu poin utama. +1juta untuk lelaki yang shalatnya rajin.  dari segi kesehatan? kalau bisa yang ga ngerokok. kenapa? karna ngerokok selain buang2 duit juga dampaknya sangat-sangat jelek untuk kesehatan :/

TAPI APA?
saya ga mampu. bukan ga mampu nemuin orang yang sesuai kriteria. yap, tidak ada manusia yang sempurna.  ada yang baik, tapi pendek. ada yang shalatnya rajin, tapi manja ke orang tua, dan lain-lain sebagai-sebagainya.
bahkan, saya sendiri juga ga ngerti kalau saya malah jatuh cinta sama orang yang jauh-jauh beda 180derajat dari kriteria yang saya inginkan.
kenapa?
mereka bilang cinta itu tanpa alasan.
kalo ditanya, kenapa saya bisa masih tetap cinta sama orang yang seperti itu, ya mungkin itulah jawaban saya.  saya ga punya jawaban, saya ga punya alasan kenpa saya bisa jatuh cinta dengan orang yang seperti itu.
beliau tinggi? iya.
usia? di bawah saya malahan -,-
baik? setau saya sih iya baik.
pemimpin? dari berbagai hal sih keliatan bisa mimpin.
rajin ibadah? tidak begitu rajin. malas malahan -,-
ga ngerokok? perokok aktif, parah :(
mandiri ? penakut iya :/
pintar ? tauk. ipk nya masih mendingan saya malahan :(
tapi ya gitu, saya ga bisa pernah ngerti kenapa saya masih mencintai dia dengan segala ketidaksamaan terhadap kriteria saya dan dengan segala kekurangannya itu :/


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
- © 2013 LDO. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers