Saat kamu berada di perkuliahan semester 7 lalu semester 8, namun proposal skripsimu masih terhambat, ditolak, ditolak dan ditolak selalu maka disaat itulah rasa putus asa itu datang.
Terkadang aku berfikir, kenapa aku tidak seberuntung mereka yg mendapatkan kemudahan saat proposal. Tapi itu hanya sia2. Tuhan pasti memiliki cara lain untuk menuntunku dalam berusaha.
Setidaknya aku sudah berusaha semaksimal yang aku bisa. Tapi apalah hendak dikata. Godaan dan sindiran itu selalu ada. Sekeras apapun aku berusah untuk memulai dan menjalankan ini, mereka tidak akan pernah tau dan mengerti.
Aku memilih diam terhadap tatapan2 yang mungkin meremehkan Aku yang sudah pasti melewati taraf perkuliahan 8 semester.
Aku memang tidak pernah memperdulikan apa yang mereka katakan. Aku yang menjalani, aku yang selalu berfikir, bahkan untuk tidur pun sulit. lebay? terserah. Coba rasakan berada di posisiku. Nikmati setiap rasa pusing dan keputusasaan yg selalu melambai.
Kalau bukan karna biaya kuliah yg mahal. Kalau bukan karna Papa dan Mama, mungkin Aku tidak akan pernah bertahan. mungkin Aku akan menyerah. berserah pada keadaan dan waktu.
Tapi alhamdulillah, sejak semeter satu kuliah, Aku udah ngerasain betapa kejam, keras dan susahnya perkuliahanku. dan sekarang adalah titik.puncak dimana Aku harus tetap bertahan untuk menuju ke atas atau berbalik turun ke bawah memulai dari nol lagi.
Demi Papa, Mama, Aku janji untuk lulus tahun ini. Akan kupersembahkan gelar ini terhadap mereka. Akan ku banggakan dan bahagiakan kalian dgn segala usaha dan keberhasilanku.
Aamiin ya Allah swt :)
Wisuda itu...
12.02 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
- © 2013 LDO. Diberdayakan oleh Blogger.






0 komentar:
Posting Komentar