Sendiri merasa sepi

Disinilah tempat aku menuangkan segala rasa yang seolah tiada penah aku ragu tuk melepaskannya.  kali ini aku akan bercerita mengenai 'sendiri merasa sepi'
hmmm.
sejak 2006 aku memilih tinggal di rumah sendiri di sini. jauh dari orang tua. berbekal rasa mandiri, belajar mandiri, dan segala embel-embel mandiri lah pokoknya.  tinggal sendiri itu ga gampang. sebenernya ga sendiri-sendiri juga sih. beruda sama mbak semata wayang. tapi walaupun serumah, hampir 70% kegiatan kami berbeda. aku lebih dominan di rumah, dan mbak lebih dominan di luar rumah.
tapi terkadang aku juga kerap menjadi liar.  keluar rumah tanpa kenal batas. yap! aku mencintai kebebasan ini.  jalan kesana kemari, berkeliling menikmati kehidupan luar yang terkadang hanya akan menambah boros daftar belanjaan :)
aku teramat mencintai kehidupan ini.  rumah sendiri, bebas melakukan apapun yang ku mau.  perlengkapan yang serba lengkap dari orang tua.  makanan yang layak. pendidikan yang memadai. lantas apa yang harus ku keluhkan dari 'sendiri merasa sepi'?
jujur sejak tahun 2006 dulu aku sudah terbiasa hidup seperti ini. menghabiskan hari-hari dengan sekolah, kuliah dan berdiam diri di rumah. belajar mencari jati diri yang aku sendiri masih bingung siapa aku ini sebenarnya.  'sendiri merasa sepi'? aku belum pernah merasakan sebelumnya.  sebab ada banyak teman, sahabat, bahkan pacar yang selalu menjadi pelengkap setiap hariku.  sekalipun mereka tidak ada di sini, aku tidak pernah mengeluhkan tentang aku merasa sepi ketika di rumah.
tengah malam dengan hujan badai dan sendirian di rumah, aku kerap merasakannya.  tidak sedikitpun rasa takut yang menghampiriku. bukankah aku jagoan ya? hehhehe.
aku tidak mempermasalahkan keadaanku yang sendiri, sebab aku sadar bahwa kita hidup memang sudah selayaknya berdiri di atas kedua kaki kita masing-masing.  aku bukanlah seorang penakut.  bahkan aku pengidap insomnia yang tidur di atas jam 2 malam dan tidak pernah merasakan takut sama sekali di sini.  satu hal yang menjadi kebiasaanku jika rasa bosan menghampiri malam-malam insomniaku adalah aku akan keluar rumah, duduk diam di teras, menikmati udara malam, keheningan malam yang entah kenapa membuatku sedikit merasa nyaman. dan aku sama sekali tidak menakutkan hal apapun.  hantu, kuntilanak, atau apalah itu.
'sendiri merasa sepi'. yap! akhirnya aku merasakan ini.  bukan, bukan aku merengek minta didatangin terus tiap hari. bukan aku mengiba mengharapkan kehadiran pacar untuk menemani aku di sini. bukan pula aku menjadi penakut sebab musabab hantu-hantuan.  aku merasa sepi! finally. 'sendiri merasa sepi'.   aku kerap merasakan hal ini akhir-akhir ini.  aku yang insomnia, mendadak sering tidur sekitar jam 10an malam.  entah kenapa segala pikiran menjadi kosong.  bulu tangan kerap menggigil tak keruan ketika mendapati diri seorang diri di rumah, sekalipun itu siang hari. 'sendiri merasa sepi' menjadikan aku lebih banyak menghabiskan hari dengan melamun, bersembunyi diam di dalam kamar, kerap kehilangan moodboster. aku ini kenapa? 'sendiri merasa sepi'? aku kenapa? 
T____T

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

- © 2013 LDO. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers